breadcrumb
breadcrumb
menu
Menu Cepat
Artikel Kampus
Informasi & berita terbaru
S1 Pendidikan Matematika: Teori atau Praktik Mengajar?
Peluang Kerja Setelah Lulus S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: Mengajar dan Mengolah Materi
Perkiraan Biaya Hidup Mahasiswa di Surabaya untuk Pengajar PPKn
Cara Pengajar Ekonomi Membagi Waktu Kuliah dan Pekerjaan: Pisahkan Persiapan Mengajar dan Tugas Kuliah
Pelajari cara pengajar ekonomi membagi waktu kuliah dan pekerjaan, mengatur persiapan mengajar, evaluasi tugas, serta jadwal S1 Pendidikan Ekonomi.
Bekerja sebagai pengajar ekonomi tidak berhenti ketika kegiatan mengajar selesai.
Masih ada materi yang perlu disiapkan. Ada tugas peserta didik yang harus diperiksa. Ada evaluasi pembelajaran. Ada pula kebutuhan mencari contoh yang membuat konsep ekonomi lebih mudah dipahami.
Ketika di saat yang sama kamu kuliah, pekerjaan dan tugas akademik bisa terasa sangat mirip.
Sama-sama membaca.
Sama-sama menulis.
Sama-sama mempersiapkan materi.
Karena itu, pembagian waktu perlu dibuat lebih jelas antara persiapan mengajar dan tugas kuliah.
Bagi pengajar ekonomi yang sedang mempertimbangkan S1 Pendidikan Ekonomi, pertanyaannya bukan hanya:
“Kapan saya punya waktu belajar?”
Tetapi juga:
“Bagaimana saya tetap mengembangkan kemampuan mengajar tanpa membuat pekerjaan dan kuliah menumpuk pada waktu yang sama?”
Saat Persiapan Mengajar dan Pemeriksaan Tugas Membuat Waktu Belajar Bergeser
Bayangkan kamu sudah merencanakan belajar pada malam hari.
Namun materi untuk pertemuan berikutnya belum selesai.
Ada tugas peserta didik yang perlu diperiksa.
Ada bagian materi yang perlu dibuat lebih mudah dipahami.
Atau hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian peserta masih kesulitan memahami konsep tertentu.
Waktu yang awalnya digunakan untuk kuliah mandiri akhirnya berpindah ke pekerjaan.
Situasi seperti ini cukup wajar dalam pekerjaan pengajar.
Karena itu, buat dua pola:
- Minggu biasa, ketika persiapan dan pemeriksaan tugas relatif terkendali.
- Minggu sibuk, ketika materi, evaluasi, dan tugas peserta didik meningkat.
Target belajar pada kedua kondisi tersebut tidak perlu sama.
Pisahkan Persiapan Mengajar dan Tugas Kuliah di Kalender
Karena keduanya sama-sama berkaitan dengan pendidikan, mudah sekali menganggap semua aktivitas sebagai “waktu belajar”.
Padahal tujuannya berbeda.
Persiapan mengajar bertujuan menyiapkan pembelajaran peserta didik.
Sementara tugas kuliah bertujuan memperdalam pemahaman dan memenuhi kebutuhan akademik.
Beri label berbeda pada kalender:
- Persiapan Mengajar
- Pemeriksaan Tugas
- Kuliah
- Tugas Akademik
- Membaca Materi
- Istirahat
Pemisahan ini membantu melihat apakah pekerjaan sudah mengambil terlalu banyak ruang dari waktu belajar.
Petakan Benturan Kuliah dan Pekerjaan dalam Kalender Tujuh Hari
Mulailah dengan kalender tujuh hari yang menggambarkan kondisi sebenarnya.
Masukkan:
- Jadwal mengajar.
- Persiapan materi.
- Pemeriksaan tugas.
- Waktu perjalanan.
- Jadwal kelas.
- Tugas kuliah.
- Tanggung jawab rumah.
- Waktu makan.
- Waktu istirahat.
Setelah semuanya terlihat, baru cari ruang belajar.
Sebagai contoh awal:
- Dua sesi belajar singkat sekitar 45–60 menit.
- Satu sesi tugas yang lebih panjang.
- Satu waktu cadangan.
Angka tersebut bukan aturan wajib.
Tujuannya adalah memiliki pola yang masih bisa berjalan ketika beban mengajar meningkat.
Bedakan Minggu Biasa dan Minggu Pemeriksaan Tugas Padat
Pada minggu biasa, gunakan waktu belajar untuk aktivitas yang membutuhkan fokus lebih besar.
Misalnya:
- Membaca materi baru.
- Mempelajari Pendidikan Ekonomi.
- Menyelesaikan tugas.
- Membuat latihan pembelajaran.
- Meninjau konsep evaluasi belajar.
Pada minggu sibuk, kecilkan target.
Misalnya:
- Membaca ulang catatan.
- Menyelesaikan satu bagian tugas.
- Membuat satu contoh pembelajaran.
- Meninjau satu konsep.
- Menyiapkan pertanyaan untuk kelas.
Dengan pola seperti ini, minggu pemeriksaan tugas tidak otomatis menjadi minggu tanpa belajar.
Jangan Menunggu Semua Tugas Peserta Didik Selesai Diperiksa
Pekerjaan mengoreksi bisa terus bertambah jika semuanya dikerjakan sekaligus.
Karena itu, gunakan pembagian kecil.
Misalnya:
- Senin memeriksa satu kelompok.
- Selasa kelompok berikutnya.
- Rabu menyelesaikan catatan evaluasi.
- Kamis fokus kuliah.
- Jumat kembali pada pekerjaan prioritas.
Dengan pembagian seperti ini, tugas mengajar tidak mengambil seluruh waktu belajar dalam satu malam.
Pecah Tugas Kuliah Menjadi Hasil Kecil
Jangan menulis target:
“Kerjakan tugas Pendidikan Ekonomi.”
Pecah menjadi:
- Membaca instruksi.
- Menentukan topik.
- Memilih konsep ekonomi.
- Menentukan contoh kehidupan sehari-hari.
- Menulis satu bagian.
- Menyusun evaluasi.
- Memeriksa hasil.
Satu sesi belajar tidak harus menyelesaikan seluruh tugas.
Yang penting ada hasil yang jelas.
Gunakan Target Berbasis Hasil
Daripada menulis:
“Belajar satu jam.”
Lebih baik tentukan hasil.
Misalnya:
- Menyelesaikan satu contoh pembelajaran.
- Menulis satu bagian tugas.
- Menyusun tiga pertanyaan evaluasi.
- Membaca satu konsep ekonomi.
- Menyiapkan satu kasus kontekstual.
Target seperti ini lebih mudah dievaluasi.
Hubungkan Waktu Belajar dengan Pengajaran Ekonomi Kontekstual
Salah satu tantangan dalam mengajar ekonomi adalah membuat konsep terasa dekat dengan kehidupan peserta didik.
Konsep seperti:
- Permintaan dan penawaran.
- Biaya.
- Pendapatan.
- Konsumsi.
- Tabungan.
- Inflasi.
akan lebih mudah dipahami ketika dihubungkan dengan situasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Saat belajar, biasakan bertanya:
- Contoh apa yang dekat dengan peserta didik?
- Situasi apa yang mereka kenal?
- Bagaimana konsep ini muncul dalam kehidupan nyata?
- Pertanyaan apa yang dapat membuat mereka berpikir?
Cara ini membantu mengembangkan pembelajaran ekonomi yang lebih kontekstual.
Buat Contoh Pembelajaran dari Transaksi Sehari-hari
Gunakan contoh sederhana.
Misalnya membeli makanan di kantin.
Dari satu transaksi, kamu bisa membahas:
- Harga.
- Permintaan.
- Penawaran.
- Pendapatan penjual.
- Biaya produksi.
- Pilihan konsumen.
Kemudian buat pertanyaan:
- Mengapa harga suatu produk bisa naik?
- Apa yang terjadi jika pembeli berkurang?
- Bagaimana biaya memengaruhi harga?
- Apa pilihan konsumen jika harga berubah?
Satu situasi sederhana dapat digunakan untuk menjelaskan beberapa konsep sekaligus.
Dari Menjelaskan Materi menuju Merancang Pembelajaran
Seorang pengajar bisa menguasai materi ekonomi dengan baik.
Namun, menguasai materi tidak selalu sama dengan mampu mengajarkannya dengan efektif.
Pertanyaannya bukan hanya:
“Apakah saya memahami konsep ini?”
Tetapi juga:
- Bagaimana menjelaskannya?
- Contoh apa yang tepat?
- Bagaimana mengetahui apakah peserta memahami?
- Apa yang harus dilakukan jika mereka masih bingung?
- Bagaimana membuat materi lebih dekat dengan kehidupan mereka?
Cara berpikir ini dekat dengan pembelajaran Pendidikan Ekonomi.
Hubungkan Belajar dengan Evaluasi Pembelajaran
Mengajar tidak berhenti setelah materi disampaikan.
Perlu ada evaluasi.
Misalnya:
- Apakah peserta memahami konsep?
- Bagian mana yang masih sulit?
- Apakah contoh yang digunakan membantu?
- Apakah pertanyaan terlalu mudah atau terlalu sulit?
- Apa yang perlu diperbaiki pada pertemuan berikutnya?
Evaluasi seperti ini membantu pembelajaran menjadi proses yang terus diperbaiki.
Gunakan Data Simulasi atau yang Diizinkan
Jika ingin menggunakan contoh dari pengalaman mengajar, hindari membawa informasi pribadi peserta didik ke dalam tugas.
Gunakan:
- Nama fiktif.
- Nilai simulasi.
- Kasus yang dianonimkan.
- Contoh kelas rekaan.
- Data yang memang diizinkan.
Tujuannya adalah melatih analisis pembelajaran tanpa menggunakan informasi pribadi yang tidak diperlukan.
Jangan Mengandalkan Begadang
Mengajar membutuhkan energi.
Belajar juga membutuhkan konsentrasi.
Jika persiapan materi, pemeriksaan tugas, dan kuliah semuanya dilakukan sampai larut setiap malam, pola tersebut sulit dipertahankan.
Pada minggu sibuk, lebih baik kecilkan target.
Misalnya:
- Dari dua jam menjadi 45 menit.
- Dari satu bab menjadi satu subtopik.
- Dari satu tugas utuh menjadi satu bagian.
- Dari materi baru menjadi review.
Yang dijaga adalah kesinambungan.
Sisakan Waktu Cadangan
Jangan memenuhi seluruh kalender.
Sediakan satu blok waktu tanpa agenda tetap.
Gunakan ketika:
- Pemeriksaan tugas membutuhkan waktu lebih lama.
- Materi perlu direvisi.
- Tugas kuliah tertunda.
- Jadwal mengajar berubah.
- Tubuh membutuhkan istirahat.
Kalender dengan ruang cadangan lebih mudah dipertahankan.
Hubungkan Kuliah dengan Kebutuhan Pekerjaan
Program S1 Pendidikan Ekonomi mempelajari ekonomi, bisnis, dan cara mengajarkannya.
Bagi pengajar ekonomi, bidang tersebut dapat membantu memperkuat:
- Pemahaman konsep ekonomi.
- Pembelajaran kontekstual.
- Perencanaan pengajaran.
- Evaluasi belajar.
- Komunikasi pembelajaran.
- Pengembangan materi.
Dengan begitu, waktu kuliah tidak hanya digunakan untuk menyelesaikan tugas.
Ada kemampuan mengajar yang memang sedang dikembangkan.
Baca juga: Pelajari S1 Pendidikan Ekonomi IKIP Widya Darma
Bangun Kebiasaan Belajar yang Mendukung Perubahan Peran
Kuliah sambil bekerja sebagai pengajar dapat perlahan mengubah cara melihat kelas.
Jika sebelumnya pertanyaannya:
“Materinya sudah selesai disampaikan?”
Pertanyaannya bisa berkembang menjadi:
- Apakah peserta benar-benar memahami?
- Contoh apa yang paling relevan?
- Bagaimana konsep dapat dibuat lebih kontekstual?
- Bagaimana hasil belajar dievaluasi?
- Apa yang perlu diperbaiki pada pertemuan berikutnya?
Pembelajaran terstruktur, diskusi, dan umpan balik dapat memperdalam cara berpikir tersebut.
Evaluasi Kalender Setiap Minggu
Setiap akhir minggu, tanyakan:
- Apakah pekerjaan mengajar selesai?
- Apakah tugas kuliah bergerak?
- Apakah persiapan mengajar dan tugas kuliah sudah dipisahkan?
- Apakah materi benar-benar dipahami?
- Apakah waktu istirahat masih cukup?
Jika pemeriksaan tugas selalu mengambil waktu kuliah, pembagiannya perlu dipindahkan ke hari lain.
Jika tugas kuliah selesai tetapi kualitas persiapan mengajar menurun, target akademik mungkin terlalu padat.
Contoh Kalender Minggu Biasa Pengajar Ekonomi
Contoh sederhana:
Senin
- Persiapan mengajar.
- Membaca materi kuliah 30–45 menit.
Selasa
- Memeriksa sebagian tugas peserta didik.
Rabu
- Menyelesaikan satu bagian tugas kuliah.
Kamis
- Menyelesaikan pekerjaan utama lebih awal.
- Mengikuti kelas malam.
Jumat
- Fokus mengajar.
- Mengikuti kelas.
Sabtu
- Mengikuti kelas malam.
Minggu
- Review.
- Menyiapkan contoh pembelajaran minggu berikutnya.
Contoh Kalender saat Pemeriksaan Tugas Sedang Padat
Pada minggu sibuk, target dapat diperkecil.
Awal minggu
- Majukan tugas kuliah.
- Kerjakan bagian yang membutuhkan fokus tinggi.
Hari pemeriksaan tugas
- Fokus pada pekerjaan.
- Gunakan sesi singkat untuk review materi.
Hari kelas
- Prioritaskan perkuliahan.
Waktu cadangan
- Gunakan untuk pekerjaan atau tugas yang tertunda.
Dengan cara ini, satu minggu evaluasi yang padat tidak harus menghentikan seluruh proses belajar.
Menyesuaikan Waktu dengan Kelas Karyawan S1 Pendidikan Ekonomi IKIP Widya Darma
Jika kamu sedang mempertimbangkan pendidikan formal, Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Widya Darma Surabaya atau IKIP Widya Darma memiliki Program S1 Pendidikan Ekonomi Kelas Karyawan (P2K).
Program ini mempelajari ekonomi, bisnis, dan cara mengajarkannya.
Gelar yang diperoleh adalah Sarjana Pendidikan (S.Pd.).
Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi tercatat berakreditasi Baik Sekali, sedangkan institusi IKIP Widya Darma tercatat berakreditasi Baik.
Data program mencantumkan metode:
- Full Online
- Hybrid Learning
Jadwal kelas malam yang tercantum adalah:
- Kamis: 18.00–21.00
- Jumat: 18.00–21.00
- Sabtu: 18.00–21.00
Bagi pengajar ekonomi, jadwal tersebut perlu dipadukan dengan waktu persiapan mengajar dan pemeriksaan tugas peserta didik.
Masukkan ke kalender:
- Jadwal mengajar.
- Waktu pemeriksaan tugas.
- Jam selesai bekerja.
- Waktu perjalanan jika diperlukan.
- Waktu makan.
- Jadwal kelas.
- Waktu istirahat.
Karena data program mencantumkan Full Online dan Hybrid Learning, konfirmasikan pembagian kegiatan daring, kegiatan terjadwal, serta kebutuhan kehadiran kepada pihak kampus.
Baca juga: Informasi S1 Pendidikan Ekonomi IKIP Widya Darma
Perhitungkan Biaya Bersamaan dengan Jadwal
Selain waktu, pembiayaan juga perlu masuk dalam rencana.
Data program mencantumkan:
- Biaya formulir: Rp100.000
- Biaya herregistrasi: Rp475.000
- Total biaya awal simulasi: Rp575.000
- Simulasi enam kali angsuran: Rp505.000 per bulan
Dengan mengetahui komponen biaya sejak awal, pendidikan dapat dimasukkan ke dalam perencanaan rutin.
Informasi umum kampus juga dapat dilihat melalui website IKIP Widya Darma Surabaya.
Bawa Kalender Mengajar ketika Bertanya kepada PMB
Jika ingin mengetahui kecocokan program, jangan hanya bertanya:
“Apakah ini kelas karyawan?”
Bawa jadwal mengajar yang sebenarnya.
Kemudian tanyakan:
- Apakah kelas Kamis, Jumat, dan Sabtu semuanya wajib?
- Bagaimana pembagian Full Online dan Hybrid Learning?
- Apakah ada pembelajaran asinkronus?
- Apakah jadwal berubah setiap semester?
- Berapa banyak tugas di luar kelas?
- Bagaimana pola perkuliahan untuk pekerja yang juga perlu menyiapkan materi mengajar?
Pertanyaan seperti ini membantu mendapatkan gambaran yang lebih konkret.
Pisahkan Persiapan Mengajar dan Tugas Kuliah
Bagi pengajar ekonomi, pekerjaan dan kuliah memang memiliki banyak kemiripan.
Keduanya membutuhkan membaca.
Keduanya membutuhkan menulis.
Keduanya membutuhkan persiapan.
Karena itu, batasnya perlu dibuat dengan sengaja.
Mulailah dengan:
- Membuat kalender tujuh hari.
- Memisahkan persiapan mengajar dan tugas kuliah.
- Membedakan minggu biasa dan minggu pemeriksaan tugas padat.
- Memajukan tugas sebelum hari kelas.
- Menyediakan waktu cadangan.
- Memecah tugas menjadi hasil kecil.
- Menggunakan contoh ekonomi sehari-hari.
- Menjaga waktu istirahat.
- Mengevaluasi pembelajaran secara berkala.
Dengan pola seperti ini, pekerjaan mengajar dan kuliah tidak harus saling mengambil ruang.
Pengalaman sebagai pengajar justru dapat menjadi modal untuk memperdalam pembelajaran ekonomi yang kontekstual dan evaluasi belajar secara lebih terstruktur.
Pelajari S1 Pendidikan Ekonomi di IKIP Widya Darma Surabaya, siapkan kalender mengajar dan waktu kuliahmu, lalu diskusikan kecocokan pola Full Online dan Hybrid Learning dengan PMB sebelum mendaftar.
Hubungi layanan kami
Pusat Bantuan Kampus
Kampus IKIP WIDYA DARMA • Jl. Ketintang No. 147-151 Surabaya
Tagged (Tags) :
© 2026 Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Widya Darma Surabaya. All rights reserved.
IKIP WIDYA DARMA